SAKSI MATA TENTANG KEBRUTALAN TENTARA BUDHA TERGHADAP WARGA SIPIL ROHINGYA

Seorang saksi mata yang sedang menggendong anak yatim ditanya:
Dari mana? Maka dia menjawab:
“Kami dari desa Syaikh. Yaitu desa MInghisyi. Nama Syaikhnya adalah Abdul Quddus. Kami dari desa Ibnu Syaikh Abdul Quddus. Nama ayah dari anak ini adalah Muhammad Sayyid. Nama Anak ini adalah Anwar Shadiq. Tentara Myanmar membunuh ayahnya. Ya, tentara Budha membunuh ayah anak ini. kami di desa menyebut tentara/pasukan. “
Saat ditanya berapa lama anda bisa datang kemari?
Dia menjawab:
“Kami memerlukan 15 hari dari desa Syaikh sampai kemari.
Ditanya: sekarang sedang tinggal dimana?
Dia menjawab: di desa Palukhali
Saat ditanya, apa yang terjadi hingga ke sini?
Dia menjawab:
“Asalnya anak ini digendong oleh ayahnya, lalu pasukan Budha menembaki maka tumitnya (yang kiri) terkena tembakan. Sedangkan yang kanan selamat.
Mereka membunuh ayah anak ini, dan juga membunuh bayi yang ada dalam dekapannya.
Mereka dapat menguburkan ayahnya di desa ini. sedangkan bayinya mereka lemparkan di desa ibn Syaikh.”
Lalu dia mengabarkan bahwa umur anak ini adalah 8 tahun.
Ini adalah satu dari ribuan saksi dan bukti tentang kejahatan manusia bahkan genosida yang dilakukan oleh tentara Budha Myanmar terhadap muslim Rohingya.

(Visited 1 times, 1 visits today)

Leave a Comment

Your email address will not be published.