Faham Inkar Sunnah

Qur’an tetap terjaga, dihapal oleh ribuan bahkan jutaan manusia dari berbagai wama kulit chu jenis. Al-Qur’an akan terus segar selagi ada langit dan bumi.
Rasulullah -Shalallahu alaihi wa salam- disamping diutus untuk menyampaikan alQur’an beliau juga diutus untuk menjelaskan dan menerangkan al-Qur’an (QS. an-Nahl; 44).
Keterangan dan penjelasan Rasul -Shalallahu alaihi wa salam- ini yang disebut (ll-Hikmah dalam al-Qur’an dan disebut sunnah oleh Rasul -Shalallahu alaihi wa salam-.

Keterangan Rasul -Shalallahu alaihi wa salam- pasti benar sebab ia juga wahyu (QS. An-
Najm; 3-4) lmam ibn Bath-thah dan ad—Darimi meriwayatkan dari Hasan ibn Athiyyah (120 H) bahwa Jibril as turun kepada Nabi -Shalallahu alaihi wa salam- membawa sunnah  sebagaimana ia turun kepada beliau membawa al-Qur’an.
Mengikuti al-Qur’an dan as-Sunnah adalah syarat unluk menjadi seorang Mukmin (QSr An-Nisa’; 59), dan syarat keselamatan dari kesesatan dan azab Allah (QS. An—Nur, Sl, al-Ahzab; 36). Rasulullah -Shalallahu alaihi wa salam- berwasiat: “Telah aku tinggalkan untuk kalian dua pusaka, kalian tidak akan sesat selagi berpegang teguh kepada keduanya yaitu Kitabullah dan sunnahku“ (HR. al-Hakim.; Shahih al-Jami’: 2937)
Untuk menjaga kemurnian lslam Allah telah mewajibkan kepada seluruh umal Islam untuk mengikuti Rasul-Nya. Hal ini disebut oleh Allah -Subhanahu wa ta’ala- disekitar 40 tempat dalam al-Qur’an dengan berbagai macam uslub,

 

(Visited 1 times, 1 visits today)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *