Oleh Dr. KH.Agus Hasan Bashori Lc., M.Ag

Disampaikan setelah maghrib di DAKSOS MAA

Di Masjid Riyadus Sholihin desa Tulung Rejo Kec. Bumi Aji

Kota Batu Jatim
Ahad 23 April 2017

Mulia bersama Nabi -Shalallahu Alaihi wa salam-

  • Nabi diutus di tengah masyarakat Jahiliyyah
  • Nabi membawa rahmat berupa hidayah Islam

عبد الله بن بريدة عن أبيه قال: ” كنا فى الجاهلية إذا ولد لأحدنا غلام ذبح شاة , ولطخ رأسه بدمها , فلما جاء {الله} بالإسلام كنا نذبح شاة ونحلق رأسه ونلطخه بزعفران “.
أخرجه أبو داود (2843) والطحاوى (1/456 , 460) والحاكم (4/238) والبيهقى (9/303) .

  • Yang menolak Islam tetap berada dalam Jahiliyyah
  • Jahiliyyah adalah kondisi Jahl, dhalal, zhulm, zhalam, dan maksiat
    البخاري: بَابٌ: المَعَاصِي مِنْ أَمْرِ الجَاهِلِيَّةِ، وَلاَ يُكَفَّرُ صَاحِبُهَا بِارْتِكَابِهَا إِلَّا بِالشِّرْكِ

Silahkan Download PPT lengkap “Mulia bersama Nabi -Shalallahu Alaihi wa salam-“

Para mahasiswa Universitas Yamamah melakukan walk out meninggalkan nara sumber Ibrahim al-Bleahy setelah tokoh liberal itu menyebut pemikiran mereka itu sebagai “orang tua renta yang lemah dan kanak-kanak” dan setelah mengatakan bahwa kita umat Islam berhutang kepada Barat.

Ceritanya, setelah tokoh liberal yang juga anggota Majlis Syuro Saudi Arabia itu berceramah maka salah seorang hadirin berdiri membantah dengan mengatakan:
“Pertama, Anda mengatakan timur tradisional , Barat kritis. Kedua, Anda mengatakan Barat adalah kelanjutan dari Yunani, ketiga: Anda mengatakan kita ini butuh (bergantung) kepada dunia dan yg lainnya. Tiga hal ini saya sama sekali tidak sependapat.Continue reading