BANGSA YANG MENGIKUTI QANUN MU’AWADHAH PASTI MAJU!!

Acara Penerimaan Santri Baru SMP Islam Ponpes Al Umm Malang Indonesia diadakan pada hari Ahad 15 Juli 2018. Melalui chattingan, Raja Benin Afrika Toyigbe Zola, yang bernama Islam “Harun Muhammad” mengucapkan selamat kepada kami.

Dalam acara itu, sebagai pengasuh Pesantren, di hadapan para wali santri baru, kami sampaikan sambutan dan pengarahan dengan poin-poin sebagai berikut:

1. Nikmat tertinggi adalah hidayah. Mata batin yang bisa melihat kebenaran dan mengikutinya. Bukan fisik yang sehat, tetapi Hati yang sehat.

Hati yang berfungsi untuk mencintai Allah. Misalnya Allah berfirman:

  • واللذين آمنوا أشد حبا لله

  • يوم لا ينفع مال ولا بنون الا من اتى الله بقلب سليم

Nabi bersabda:

  • إذا صلحت صلح الجسد كله الا وهي القلب

2. Dokter hati ini adalah para ulama pewaris Nabi -Shalallahu alaihi wa salam-. Tempat para ulama ini di pesantren.

Maka nikmat terbesar bagi anak anak kita adalah jika mereka tumbuh berkembang di pesantren. Pesantren Ahlussunnah yang mengagungkan Allah dan RasulNya, mengagungkan Al Qur’an dan as Sunnah serta mengagungkan para sahabat Nabi Muhammad yang membawa Al-Qur’an dan Sunnah itu.

Allah berfirman:

  • محمد رسول الله والذين معه أشداء على الكفار رحماء بينهم

  • والسابقون الأولون من المهاجرين والأنصار والذين اتبعوهم بإحسان رضي الله عنهم ورضوا عنه

Salah satu pondok pesantren yang menjadi tujuan adalah PP Al Umm, di dalamnya ada:

  • Akidah Sunniyah salafiyyah
  • Ibadah shahihah
  • Al- Akhlak al-Karimah
  • Al-Ulum Nafiah
  • Bi`aah Islamiyyah (lingkungan yang Islami)
  • Asatidzah dzawu kafaah (guru-guru mumpuni/berkompetensi)
  • Ijazah sanad qiroat mutawatirah
  • Ijazah sanad hadits, akidah, fikih dll.
  • Usrah kabirah PULDAPII (Perkumpulan Lembaga Dakwah dan Pendidikan Islam Indonesia)
  • Wasail dakwah Lengkap walau sederhana: ada penerbitan buku, majalah al-Umm, radio al-Umm (102,5 FM) , televise al-Umm, Puldapii TV Parabola
  • Sarana Olahraga

Meskipun fasilitas-fasilitas gedung masih sangat terbatas.

 

3. Setelah masuk di ponpes apa yang harus dilakukan oleh santri?

Kewajibannya adalah Melaksanakan qonun muawadhah (undang-undang tukar menukar) bersama Allah. Kewajiban ini mengikat santri maupun ortu, walau porsi dan bentuknya berbeda.

Qanun muawadhah adalah sunnatullah, yaitu hokum kausalitas, hokum sebab akibat.

Misal firman Allah:

وَأَوْفُوا بِعَهْدِي أُوفِ بِعَهْدِكُمْ (البقرة 40)

فَاذْكُرُونِي أَذْكُرْكُمْ (البقرة 152)

إِنْ تَنْصُرُوا اللَّهَ يَنْصُرْكُمْ وَيُثَبِّتْ أَقْدامَكُمْ (محمد 7)

وَإِنْ عُدْتُمْ عُدْن (الإسراء 8)

هَلْ جَزاءُ الْإِحْسانِ إِلاَّ الْإِحْسانُ (الرحمن 60)

وَجَزاءُ سَيِّئَةٍ سَيِّئَةٌ مِثْلُها (الشورى 40)

Sabda Rasulullah:

قَالَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ: أَنْفِقْ أُنْفِقْ عَلَيْكَ (رواه البخاري)

مَنْ يُرِدِ اللَّهُ بِهِ خَيْرًا يُفَقِّهْهُ فِي الدِّينِ» وَإِنَّمَا العِلْمُ بِالتَّعَلُّمِ (رواه البخاري)

«إِنَّمَا الْعِلْمُ بِالتَّعَلُّمِ، وَإِنَّمَا الْحِلْمُ بِالتَّحَلُّمِ، وَمَنْ يَتَحَرَّ الْخَيْرَ يُعْطَهُ، وَمَنْ يَتَّقِ الشَّرَّ يُوقَهُ» (رواه ابن شاهين والبيهقي)

احْفَظِ اللَّهَ يَحْفَظْكَ، احْفَظِ اللَّهَ تَجِدْهُ تُجَاهَكَ (رواه أحمد والترمذي)

الرَّاحِمُونَ يَرْحَمُهُمُ الرَّحْمَنُ، ارْحَمُوا مَنْ فِي الأَرْضِ يَرْحَمْكُمْ مَنْ فِي السَّمَاءِ (رواه والترمذي)

مَنْ لاَ يَرْحَمُ لاَ يُرْحَمُ (متفق عليه)

يَا مُوسَى، ارْحَمْ تُرْحَمْ. يَا مُوسَى، كَمَا تَدِينُ تُدَانُ (رواه ابن أبي عاصم)

Pepetah mengatakan:

من جد وجد

 

Kalau kita bicara lebih luas lagi, yaitu lebih dari sekedar ilmu, maka Allah berfirman:

إِنَّ اللَّهَ اشْتَرى مِنَ الْمُؤْمِنِينَ أَنْفُسَهُمْ وَأَمْوالَهُمْ بِأَنَّ لَهُمُ الْجَنَّةَ يُقاتِلُونَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ فَيَقْتُلُونَ وَيُقْتَلُونَ وَعْداً عَلَيْهِ حَقًّا فِي التَّوْراةِ وَالْإِنْجِيلِ وَالْقُرْآنِ وَمَنْ أَوْفى بِعَهْدِهِ مِنَ اللَّهِ فَاسْتَبْشِرُوا بِبَيْعِكُمُ الَّذِي بايَعْتُمْ بِهِ وَذلِكَ هُوَ الْفَوْزُ الْعَظِيمُ (التوبة 111)

 

Inilah rahasia majunya dan menangnya salaf shalih di dunia dan akhirat.

Dan inilah rahasia orang kafir di dunia saat ini, mengapa mereka maju dan kuat? karena: fokus, serius, mengeluarkan biaya dan tenaga untuk belajar kausalitas, meneliti, uji coba dan berkarya.

Dari sini kita mengetahui mengapa umat Islam Lemah. Sebab umat Islam “banyak yang ingin hasil dan biayanya tetap di tangan!” ingin mendapatkan barangnya (المثمن) dan harganya (الثمن) sekaligus! Ingin gratis!

Dalam hal ilmu sudah diterangkan oleh imam Syafi’I “qanun mu’awadhah” ini yaitu:

أَخِي لَنْ تَنَالَ الْعِلْمَ إلَّا بِسِتَّةٍ سَأُنْبِيكَ عَنْ تَفْصِيلِهَا بِبَيَانِ

ذَكَاءٌ وَحِرْصٌ وَاجْتِهَادٌ وَبُلْغَةٌ نَصِيحَةُ أُسْتَاذٍ وَطُولُ زَمَانٍ (حاشية البجيرمي على الخطيب = تحفة الحبيب على شرح الخطيب (1/ 61))

Saudaraku, engkau tidak akan memperoleh ilmu keculi dengan enam syarat

Aku akan menjelaskan kepadamu dengan rinci

Cerdas, ambisi (tamak kepada ilmu), bersungguh-sungguh, bekal

Bermulazamah menemani guru, dan waktu yang panjang

NB:

Al Zarnuji menulis “washthibarun” sebagai ganti dari “wajtihadun”. Maka mencari ilmu itu perlu sabar, dan terus bersabar, menyambung malam dengan siang dalam mencari ilmu.

Ibnul Jauzi berkata: abu bakar ahmad ibn Muhammad al Daynawari murid Abu al-Khatthab yang meninggal tahun 532 mengucapkan kepadaku:

أَخِي لَنْ تَنَالَ الْعِلْمَ إلَّا بِسِتَّةٍ سَأُنْبِيكَ عَنْ مَكْنُونِهَا بِبَيَانِ

ذَكَاءٍ وَحِرْصٍ وَاجْتِهَادٍ وَبُلْغَةٍ وَإِرْشَادِ أُسْتَاذٍ وَطُولِ زَمَانِ (الآداب الشرعية والمنح المرعية (1/ 216)

Imam Haramain malah berwasiat kepada murid-muridnya dengan redaksi:

أخي، لن تنال العلم إلا بستة سأنبيك عن تفصيلها ببيان

ذكاء، وحرصٌ، وافتقار، وغربة وتلقينُ أستاذ، وطولُ زمان (نهاية المطلب في دراية المذهب (المقدمة/ 60)

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *