IJAZAH RIWAYAT KITAB-KITAB HADITS DAN FIKIH SYAFI’I

Atas karunia Allah, kami diberi kesempatan oleh Allah untuk menimba ilmu dari banyak ulama baik dari dalam maupun luar negeri, baik dalam dirayah maupun riwayah. Adapun guru-guru kami dalam riwayat hadits, kitab-kitab aqidah Salaf dan fikih madzhab empat terutama madzhab Imam al-Syafi’i adalah:

  1. Syaikh Dr. Yusuf al-Kattani al-Maghribi (rahimahullah)
  2. Syaikh Prof. Dr. Muhammad Zainal Abidin Rustum al-Maghribi (Syafahullah)
  3. Syaikh Dr. Muhammad ibn Nashir al-Ajmi al-Kuwaiti
  4. Syaikh Dr. Nizham Ya’qubi al-Abbasi al-Bahraini
  5. Syaikh Dr. Waleed ibn Idris al-Minissi Abu Khalid al-Sulami al-Iskandari
  6. Syaikh Abdul Haq al-Haqqani al-Ruhanji al-Akyabi

Dan kini bertambah satu lagi, yaitu:

  1. Syaikh Dr. Hamid ibn Ahmad ibn Akram al-Bukhari al-Madani, Abu Abdirrahim (lahir di Madinah 1387 H), yang leluhurnya berasal dari Fergana Uzbekistan. Beliau meriwayatkan dari hampir 300 ulama al-Haramain, Syam, Yaman, Najed, Mesir, Maghrib, India, Pakistan dan lainnya.

Seperti yang sudah kami beritakan bahwa guru kami Syaikh Hamid Akram Al Bukhori hafizhahullah memberikan ijazah untuk meriwayatkan kitab-kitab kuning madzhab Syafi’i kepada kami berempat (Saya, Ustadz Kholid Syamhudi, Ustadz Abu Qotadah, dan Ustadz Abu Bakar at-Tuway) di ruang VVIP. Setelah itu beliau memberikan kepada Para peserta Muktamar ke-1 PULDAPII, para kyai pengasuh pesantren anggota PULDAPII sebanyak 103 pesantren di gedung Hall Zaitun.

Dalam majlis Ijazah yang didahului dengan ceramah tentang keutamaan ulama, beliau menjelaskan bahwa Syaikh memberikan ijazah:
1. Hadits musalsal bilmahabbah dengan sanadnya dari Mu’adz Ibn Jabal ra, dia berkata: Nabi bersabda kepadaku: Wahai Mu’adz , aku mencintaimu maka ucapkan ‘Ya Allah tolonglah aku untuk berdzikir kepada-Mu, bersyukur kepada-Mu, dan beribadah dengan baik kepada-Mu.”
Syaikh Hamid mendapatkan ini dari Syaikh Abdullah bin Aqil, Syaikh Ibrahim ibn Muhammad Nur ibn Saif ibn Hilal, Syaikh Yunus Al Jounfuri (yang baru Wafat), Abdullah ibn Abdul Qadir al-Talidi al-Thanji al-Hasani, dan gurunya yang lain. Semua Syaikh ini berkata kepada Syaikh Hamid Bukhori: “Aku cinta kepadamu maka katakanlah (di akhir setiap shalat):


اللَّهُمَّ أَعِنِّي عَلَى ذِكْرِكَ، وَشُكْرِكَ، وَحُسْنِ عِبَادَتِكَ

Maka Syaikh Hamid berkata kepada muktamirin PULDAPII: “Maka aku katakan kepada kalian: “Aku cinta kepada kalian maka katakanlah di setiap akhir shalat:

اللَّهُمَّ أَعِنِّي عَلَى ذِكْرِكَ، وَشُكْرِكَ، وَحُسْنِ عِبَادَتِكَ

2. Kutub Tis’ah + Musnad Syafi’i:


Muwatha’ Malik, Shahih Bukhari, Shahih Muslim, Sunan Nasa’i, Sunan al-Darimi, Sunan Abu Daud, Musnad Ahmad, Jami Al-Tirmidzi, dan Sunan Ibnu Majah. Ditambah dengan Musnad Al-Syafi’i’ yang beliau membacanya sampai khatam pada Syaikh Subhi Badri Al-Samarra’i.

Sedangkan Musnad Ahmad beliau membacanya sampai khatam pada 3 Guru: Syaikh Shubhi Al-Samarra’i, Syaikh Tsanaullah Al Madani, dan Syaikh Abdul Wakil Al Hasyimi

3. Kitab-kitab fikih madzhab Imam Syafi’i, khusunya kitab berikut (berdasarkan tahun wafatnya):

a. Matan Abi Syuja’, “Al-Ghayah wa al-Taqrib” karya Abu Syuja’ al-A shfahani (593 H),

b. Minhaj Al Thalibin wa ‘Umdah al-Muftin fi al-Fiqh, karya Imam Abu Zakariya Yahya al-Nawawi (676 H)


c Al-Zubad fi al-Fiqh al-Syafi’I, karya Syihabuddin Ibn Ruslan (844 H)

d. Muqaddimah al-Hadhramiyyah (Masail al-Ta’lim), karya Abdullah ibn Abdurrahman Bafadhal al-Hadhrami al-Sa’di (918)

e. Al-Yaqut Al-Nafis fi Madzhab Ibn Idris karya Sayyid Ahmad ibn Umar al-Syathiri al-Husaini (Habib Ahmad al-Syathiri Al al-Tarimi Hadhrami, 1312-1360 H)

Yang beliau mengambilnya dari para ulama dan Habaib Syafi’iyah seperti:
1. Syaikh Habib Ibn Harun Ba ‘Alawi (alm.)
2. Habib Mushthafa Al-Haddad Al-Husaini al-Hadrami (alm.)
3. Syaikh Ali Ibn Salim al-Bukair Baghisan
4. Syaikh Ali bin Yahya Al-Bahkali Al-Jizani.

Alhamdulillah, ini tentu nikmat yang besar, sebagai tambahan dari ijazah riwayat kitab al-Umm milik Imam Syafi’I yang diijazahkan kepada saya oleh Syaikh Dr. Nizham Ya’qubi al-Bahraini.

Syaikh Hamid Akram Bukhari ini adalah seorang muqri’ dan musnid, guru yang mengajar di Masjid Nabawi Madinah menggantikan kursi Syaikh Abu Bakar al-Jazairi rahimahullah, setiap hari, waktu ashar, kecuali Jumat dan Sabtu. Mengajar kitab Shahih Bukhari, yang beliau meriwayatkannya dengan mengkhatamkannya dari 19 Syaikh musnid.
Syaikh Hamid Akram Al Bukhari, ini setelah saya Tanya ternyata teman guru saya Syaikh Muhammad Nashir Al Ajmi dan Syaikh Nizham Ya’qubi.
Tsabat beliau berjudul Laqth al-Durar Min al-Asanid al-Ghurar al-Mushilah Ila Sayyidil Basyar (لقط الدرر من الأسانيد الغرر الموصلة إلى سيد البشر)
Biografi beliau lengkap bisa dilihat di:
http://www.ahlalhdeeth.com/vb/showthread.php?t=209627

Sedangkan Video ceramah dan ijazah beliau ditayangkan oleh TV Al-Umm dengan judul MUHADHOROH FIQIH BERSANAD – MUKTAMAR PULDAPII KE-1 (https://www.youtube.com/watch?v=mNR703u9mCg) [*]

Sabtu, 21 Syawal 1438/15 Juli 2017 M

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *