Uyut-uyutan (Hujan-hujanan), termasuk Sunnah yang ditinggalkan, hujan-hujannan yang bagaimana yang disunnahkan simak Kajian Kitab Al Umm Bersama al Ustadz DR. KH. Agus Hasan Bashori Lc., M.ag

 

PENGAJIAN UMUM KITAB AL-UMM
intisari madzhab imam asy-Syafi’i

👤 Bersama:
Dr. KH. Agus Hasan B, Lc., M.Ag.
(Pengasuh Pesantren Al-Umm dan Mudir Ma’had ‘Ali al-Aimmah)Continue reading

Dr. KH. Agus Hasan Bashori, Lc.,M.Ag.

Istifadah ketika bertakziyah atas meninggalnya ibunda dari Ust. Yusuf Supriyadi (menantu beliau)
Lokasi: Gunung Cerme Kuningan

TIGA KEUNTUNGAN MENGINGAT MATIDr. KH. Agus Hasan Bashori, Lc.,M.Ag.Istifadah ketika bertakziyah atas meninggalnya ibunda dari Ust. Yusuf Supriyadi (menantu beliau)Lokasi: Gunung Cerme Kuningan

Dikirim oleh Al-Umm TV pada 7 Januari 2018

Begitu saya mendapat video diatas saya langsung bertanya kepada Syaikh Mushthafa Kamal yang ada di Myanmar. Maka beliau memberi jawaban tertulis sbb;

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
وبعد فيا أخى الفاضل الشيخ آغوس حسن بصري كيف الحال
المعبد الأول الذى سقط فى الماء هو فى منطقة إياوى وهذه الحادثة صحيحة. و المعبد الثانى الذى أصابه وقعة الرعد هو فى منطقة كيين بمدينة ميات ودى فى حدود تايلند.

Yang intinya, kejadian diatas benar.
Yang pertama pagoda megah terdapat di Iyawai
Ia roboh dan tenggelam karena digerus oleh air.

Yang kedua terletak di daerah Kayin kota miyatwadi di perbatasan Thailand. Ia tenggelam karena diterpa badai dan banjir besar.
Kedua pagoda itu ambles diiringi Isak tangis masyarakat yg menyaksikannya.

  • Mohon maaf ada musiknya

Alhamdulillah, dengan tanpa terencana guru dan pimpinan kami yang merupakan salah satu Pembina PULDAPII ditunjuk sebagai pembaca doa dalam penutupan acara peresmian Muktamar Puldapii ke-1 di Sukolilo Surabaya pada hari Sabtu 8 Juli 2017.

Selesai acara, pada saat foto bersama kemudian berjabat tangan pamitan, setelah sebelumnya menteri Agama menerima hadiah buku Waktu Subuh Secara Sya’I, Astronomi dan Empiris, juga buku Dzikir Wirid dan doa karya guru kami, Menteri Agama berjabatan tangan dengan guru kami sambil mengatakan: “Terima kasih, doanya bagus sekali.” Maka disinilah kesempatan itu dimanfaatkan oleh guru kami dengan mengatakan: “Pak Menteri , soal waktu subuh..” “Oh yang ada masalah itu itu”! sahut Bapak Menteri. “Iya benar, buku itu saya yang menulis. Saya ingin audiensi di kantor Kemenag Jakarta soal waktu subuh ini”, jawab guru kami. Lalu Ustadz Yusuf Usman Baisa selaku ketua Pembina menimpali dan menjelaskan bahwa pernah dulu kita mengahadap ke Menteri Agama tetapi belum tuntas”. Pak Menteri pun menyanggupi. Alhamdulillah. Lalu diskusi dengan Menteri Agama dilanjut di ruang ramah tamah dan beliau meminta agar PULDAPII menulis surat untuk menghadap, lalu beliau member kontaknya. Continue reading